Januari 2026, Inflası Sumsel sebesar 3,33 Persen

Statistisi Ahli Madya BPS Sumsel, Tituk Indrawati SST., SE., M.S saat menyampaikan  release BPS di Palembang, Senin (2/2). (Susila/WongKito.co )

PALEMBANG, WongKito.co - Pada Januari 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Selatan sebesar 3,33 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,18.

Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Sumatera Selatan Bulan Januari 2026 sebesar 0,0 5 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,0 5 persen

Komoditas utama penyumbang inflasi Januari 2026 terbesar adalah emas perhiasan, tomat, bawang putih dan kacang panjang, kata Statistisi Ahli Madya BPS Sumsel, Tituk Indrawati SST., SE., M.Si pada release BPS di Palembang, Senin (2/2).

Menurut dia, berdasarkan pemantauan terhadap 425 komoditas (Paket Komoditas SBH-2022) di Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Januari 2025 tercatat 122 komoditas mengalami kenaikan harga, 225 komoditas tidak mengalami perubahan harga, sedangkan 78 komoditas mengalami penurunan harga.

Baca juga:

Ia mengatakan, adapun komoditas utama penyumbang inflasi y-on-y Januari 2026 terbesar adalah emas perhiasan, tarif listrik, beras, dan daging ayam ras.

Tingkat inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Lubuk Linggau sebesar 3.57 persen dan terendah terjadi di Kabupaten Muara Enim sebesar 2,96 persen.

Komoditas emas perhiasan, tomat, bawang putih, kacang panjang dan kontrak namah menjadi komoditas penyumbang andil inflasi terbesar di kabupaten/kota inflasi di Sumatera Selatan pada bulan Januari 2026. 

Sedangkan komoditas yang menjadi penyumbang deflasi terbesar di seluruh kabupaten/kota inflasi Sumatera Selatan adalah cabal merah, bawang merah, bensin tarif kendaraan roda z online dan telur ayam ras, ujarnya.

 

Bagikan

Related Stories