Kereta jadi Favorit Mudik, Stasiun Kertapati Dipadati

Penumpang turun di stasiun KA Kertapati Lahat, Minggu (15/3/2026) (Foto WongKito.co/Magang/Tanya Zalzalbilla)

Pagi di Stasiun Kertapati, Palembang, Minggu (15/03/2026), terasa lebih sibuk dari biasanya. Sejak matahari belum terlalu tinggi, lorong-lorong stasiun sudah dipenuhi penumpang yang bersiap melakukan perjalanan mudik Lebaran. Tas ransel, koper beroda, hingga kantong berisi buah tangan untuk keluarga tampak dibawa para pemudik yang menunggu keberangkatan kereta.

Suara pengumuman keberangkatan kereta bersahut-sahutan dengan percakapan penumpang yang tak sabar pulang ke kampung halaman.

Dari stasiun terbesar di Sumatera Selatan ini, dua kereta api menjadi pilihan utama pemudik. Kereta Api Bukit Serelo dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB dari Stasiun Kertapati menuju Stasiun Lubuk Linggau. Sementara itu, Kereta Api Rajabasa berangkat lebih awal pada pukul 08.30 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Tanjung Karang, Lampung.

Baca Juga:

Lonjakan penumpang membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah rangkaian gerbong untuk mengakomodasi arus mudik. Penambahan dilakukan sejak 11 Maret hingga 1 April 2026. Untuk KA Rajabasa, KAI menambah tiga gerbong, sementara KA Bukit Serelo mendapatkan tambahan satu rangkaian gerbong guna menampung meningkatnya jumlah penumpang.

Keramaian paling terasa di ruang tunggu stasiun pada pagi hari. Penumpang duduk berdampingan sambil menjaga barang bawaan mereka. Beberapa terlihat berbincang melalui telepon, memberi kabar kepada keluarga bahwa perjalanan mudik sudah dimulai. Namun, suasana itu berubah menjelang pukul 08.30 WIB. Lobi stasiun perlahan menjadi lebih lengang setelah para penumpang dipersilakan masuk ke dalam kereta.

Di dalam gerbong, hampir seluruh kursi telah terisi. Berbeda dengan hari-hari biasa ketika masih banyak kursi kosong, pada masa arus mudik kali ini sebagian besar tempat duduk langsung dipenuhi penumpang sejak awal keberangkatan.

Rina Cindi Antika (20), salah satu pemudik yang menaiki KA Bukit Serelo dengan tujuan akhir Lahat, mengaku sempat khawatir tidak mendapatkan tiket. Ia mengatakan harus memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI secara berkala.

“Awalnya saya sempat merasa khawatir karena tiket kereta sudah habis. Tapi setelah dipantau kembali, ternyata ada penambahan gerbong kereta untuk KA Bukit Serelo sehingga tiket kembali tersedia. Kesempatan itu langsung saya manfaatkan untuk memesan tiket, walaupun cuma satu gerbong yang ditambah,” kata Rina.

Baca Juga:

Untuk memastikan kelancaran arus mudik, pengamanan di area Stasiun Kertapati juga diperketat. PT KAI bekerja sama dengan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik, yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan tambahan rangkaian kereta dan pengamanan yang diperkuat, perjalanan mudik melalui jalur rel di Sumatera Selatan diharapkan tetap lancar. (Magang/Tanya Zalzalbilla)


Related Stories