Permintaan Hewan Kurban di Palembang Tahun Ini Naik 15 Persen

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Sayuti.

PALEMBANG, WongKito.co - Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mencatat, permintaan hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Hal ini diketahui dari hasil pemantauan pedagang hewan kurban, Senin (12/7).

"Kami menanyakan ke pedagang bagaimana tingkat penjualan, dan didapati bahwa penjualan lebih baik dari tahun lalu, bahkan stok mulai menipis. Naiknya sekitar 15 persen," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Sayuti, Senin (12/7).

Menurut dia, adanya lonjakan permintaan hewan kurban ini karena masyarakat sudah mulai dapat beradaptasi dengan pandemi, dan sudah pengalaman di tahun sebelumnya.

"Tahun 2020 awal pandemi, ketakutan masyarakat akan pandemi masih tinggi dan berpengaruh ke banyak sektor, termasuk pedagangan hewan kurban. Tahun kedua ini sudah terbiasa, makanya sudah banyak yang berkurban,” ulas dia.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H yang kurang lebih dua pekan lagi, pihaknya berupaya memantau pedagang hewan kurban. Pemantauan ini untuk memastikan hewan kurban yang dijual sesuai dengan syarat, baik syarat medis dan syarat syariat.

Hasil pemantauan, ujar Sayuti, masih ada yang pedagang yang menjual hewan kurban tidak sesuai syarat. Padahal, dalam berkurban jika salah satu syarat tidak dipenuhi, maka akan gugur sah hewan kurban.

"Kalau yang ditemukan ini banyak yang tidak memenui syarat syar'i, paling banyak kambing. Biasanya belum mencapai usia kurban, belum satu tahun sudah dijual," ujar Sayuti. (tri)

Bagikan

Related Stories