Pasar Temenggung Palembang, Destinasi Belanja Sambut Imlek

Pernak pernik Imlek menjadi salah satu propduk yang dijual di Psar Temenggung Palembang (Foto WongKito.co/Magang/Ani Mustika Wati)

AKULTURASI di Kota Palembang akan semakin tampak kental terlihat saat menjelang perayaan hari besar keagamaan atau budaya warga keturunan, mulai dari haul para keturunan Arab hingga perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek.

Kali ini, menjelang perayaan Imlek, sehingga pas ketika membahas persiapan warga keturunan Tionghoa menyambut pergantian tahun baru tersebut.

Pasar Temenggung atau lebih dikenal dengan sebutan pasar buah berada tepat di jantung Kota Palembang, pasar tersebut juga dikenal sebagai Pasar Pecinanan di kota yang tahun 2026 akan berusia 1.343 tahun.

Baca Juga:

Beragam kebutuhan pangan tersedia di pasar tersebut, bahkan banyak sayuran yang tidak ditemukan di pasar lain dijual pedagang di Pasar Temenggung.

Setiap pagi sebelum matahari benar-benar tinggi, di sudut kota Kelurahan 16 ilir, hiruk pikuk keramaian mulai terdengar dari pasar yang pedagangnya juga berasal dari berbagai latar belakang budaya dan suku yang berbeda.

Pasar buah ini mulai beroperasi sekitar jam 06.00 WIB hingga menjelang sore. Pedagang membuka toko dan menggelar lapak menjual beragam makanan, kebutuhan pangan dan juga pernak pernik khas Tionghoa.

Warna warni merah dan kuning menyala menjadi pemandangan yang bisa ditemukan dari toko-toko penjual perlengkapan ibadah dan aksesoris perayaan Imlek.

Ada lampion, amplop angpau, permen dan beragam kudapan khas perayaan hari besar, mulai dari kue nastar, kue keju hingga yang tidak boleh ketinggalan disediakan adalah kue keranjang.

"Kue keranjang kecil dibanderol Rp27 ribu per kemasan," kata Mega salah seorang penjual makanan di pasar tersebut, belum lama ini.

Ia bercerita biasanya pengunjung pasar akan semakin ramai berbelanja menjelang perayaan hari besar, termasuk Imlek.

"Dan sangat lumrah Ketika harga berbagai kebutuhan perayaan naik," ujar dia.

Berburu Kuliner  

Tak hanya ramai menjelang perayaan keagamaan, Pasar Temenggung sebenarnya telah lama menjadi pusat berburu makanan khas Palembang yang legendaris, salah satunya pempek.

Pempek yang dijual memiliki rasa yang berbeda dan tentunya terasa lebih enak.

"Aku kalau lagi ingin makan pempek yang enak pasti ke pasar buah," kata Arina warga Palembang.

Bahkan Arina menyebutkan kadang kalah ketika kedatangan tamu dari luar Kota Palembang ia mengajak tamu berburu pempek ke pasar tersebut.

"Menyenangkan saja sih sebenarnya mengajak kawan-kawan berburu kuliner yang hidden," kata dia lagi.

Baca Juga:

Di dalam pasar terdapat sejumlah kedai pempek yang sudah eksis sejak puluhan tahun, seperti Toko Pempek Sari Belida dan Pempek Wawa.

Bagi pecinta kuliner peranakan Cina juga bisa datang ke sana, karena beragam makanan choi pan dan asinan sayuran juga bisa dibeli di pasar tersebut.

Namun, bagi yang ingin berburu kuliner disarankan datang lebih pagi karena biasanya kalau menjelang tengah hari banyak toko atau penjual yang mulai tutup karena dagangan mereka sudah habis terjual.(Magang/Ani Mustika Wati/Ert)


Related Stories