Rupiah Berbalik Menguat, Harga Minyak Mentah Dunia Turun

Karyawan menghitung mata uang Rupiah di salah satu tempat penukaran uang atau Money Changer di kawasan Melawai, Jakarta, Senin, 9 November 2020. (Foto: Ismail Pohan/TrenAsia)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah (kurs rupiah) dibuka menguat pada perdagangan Senin, 4 Maret 2022 berdasarkan data bloomberg sebesar Rp14.361 per dolar AS (Amerika Serikat) atau naik 0,06% pada pukul 09:27 WIB.

Penguatan nilai rupiah ini seiringan dengan analisa dari Ariston Tjendra, Analis Keuangan yang mengungkapkan kurs rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS seiringan dengan penurunan harga minyak mentah yang dapat meredakan tenakan inflasi.

"Penurunan Harga minyak mentah ditopang oleh komitmen AS untuk melepas cadangan strategis minyak mentahnya sebesar 1 juta barel per hari ke pasar untuk menutupi pengurangan suplai dari Rusia karena sanksi ekonomi," ujar Ariston pada TrenAsia.com, Senin, 4 Januari 2022.

Baca Juga :

Diketahui sebelumnya, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate telah menurun dibawah US$100 per barel.

Kemudian dari dalam negeri, pelonggaran aktivitas ekonomi saat ini masih menjadi pendorong nilai rupiah sebagai aset beresiko.

Di sisi lain, rupiah masih memiliii katalis negatif dari naiknya suku bunga acuan AS uang semakin agresif, setelah data tenaga kerja AS yang dirilis pada Jumat malam tercatat cukup solid. Hal ini tentu akan menahan pertumbuhan nilai rupiah.

Potensi penguatan hari ini ke arah Rp14.350, dengan potensi resisten di kisaran Rp14.380 per dolar AS.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Merina pada 04 Apr 2022 

Bagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories