Tim Penyelamat Asal Inggris Menggunakan Minibus Selamatkan seekor Singa dan Serigala di Ukraina

Seorang tim penyelamat asal Inggris menjalankan misi penyelamatan seekor singa dan serigala di Ukraina yang akan dipindahkan ke Rumania dengan mobil van. (Metro)

RADAUTI - Veteran perang Inggris melakukan misi penyelematan ke Ukraina dalam menyelamatkan seekor singa dan serigala menggunakan minibus.

Tim Locks dan dua rekannya melakukan misi perjalanan selama empat hari untuk menyelamatkan hewan-hewan itu, seperti dikutip dari Metro pada 24 Maret 2022. 

Tim Locks merupakan seorang veteran perang Iraq dan sedang dalam misi mengirim bantuan di Lviv, Ukraina. Ia mendengar nasib singa dan serigala dari seorang konservasionis dan langsung bergegas membantu.

Baca Juga :

Tim dan rekannya mengukur ukuran kandang hewan-hewan itu dan menyesuaikannya agar bisa masuk di dalam van Ford Transit miliknya.

Simba si Singa dan Akyla si Serigala tinggal di Kebun Binatang Zaporizhzhia Oblast yang terletak 20km dari garis depan perang. 

Sebuah derek digunakan untuk mengangkat hewan-hewan itu dan menghabiskan waktu tiga jam. 

“Menghabiskan waktu sekitar tiga jam karena pengemudi derek tidak bisa menggunakan Bahasa Inggris, sedangkan kami tidak bisa berbahasa Ukraina, akhirnya kami menggunakan seorang interpreter yang menerjemahkan segalanya,” ujar Tim.

Kendaraan Tim dikawal pihak polisi saat meninggalkan kota dan ditemani suara sirene serangan udara yang terus berbunyi.

“Kami saling mengingatkan bahwa kita sedang membawa seekor singa dan serigala di belakang van saat berkendara dan kami melihat mereka ada tepat di belakang kami,” tambah Tim.

Ada banyak pos pemeriksaan yang harus dilewati tim penyelamatan di tengah tengah serangan Rusia terhadap Ukraina.

Tim dan rekannya mengatakan pada petugas pos pemeriksaan bahwa mereka membawa seekor singa dan serigala.

“Salah satu petugas tidak percaya dan berkata sedang ada perang dan bukan waktunya bercanda. Saya pun membawanya ke belakang mobil dan menunjukkan hewan-hewan besar itu,” kata Tim. 

Saat tiba di Rumania, mereka bertemu seorang dokter hewan yang mengurus dokumen agar mereka bisa melanjutkan perjalanan ke kebun binatang di kota Radauti.

Mereka tiba hari Minggu, 20 Maret lalu dan berhasil menyelamatkan kedua hewan itu ke rumah baru mereka di sana.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Fadel Surur pada 24 Mar 2022 

Bagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories