8 Perusahaan di Indonesia yang Sukses Terapkan Inklusivitas Gender

Jumat, 29 Agustus 2025 11:29 WIB

Penulis:Redaksi Wongkito

Editor:Redaksi Wongkito

1755185763653.webp
Head of Programmes UN Women Indonesia, Dwi Yuliawati, Komisaris Independen OCBC, Betti Alisjahbana, dan Koordinator Nasional Aliansi Laki-laki Baru, Wawan Suwandi berfoto bersama dalam acara diskusi media yang dilaksanakan OCBC di Jakarta, Rabu 13 Agustus 2025. (TrenAsia.com/Panji Asmoro)

JAKARTA, WongKito.co - Isu keberlanjutan (ESG: Environmental, Social, Governance) kini semakin populer, bukan hanya karena tuntutan global, tapi juga kesadaran bahwa bisnis tidak bisa lagi berjalan dengan cara lama. Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah inklusivitas gender, di mana perusahaan dituntut untuk memastikan ruang kerja yang adil, setara, dan bebas dari bias.

Di Indonesia, sejumlah perusahaan besar mulai menegaskan komitmennya lewat kebijakan nyata, laporan keberlanjutan yang transparan, hingga penghargaan bergengsi. Bagi generasi muda yang semakin peduli isu kesetaraan, hal ini bukan sekadar wacana, tapi bukti bahwa dunia kerja kini bertransformasi ke arah yang lebih terbuka.

Generasi muda yang peduli isu kesetaraan bisa menjadikan kisah-kisah ini sebagai inspirasi, sekaligus bukti bahwa dunia kerja masa depan akan semakin terbuka dan inklusif.

Unilever Indonesia: Pioneer dalam Program D&I

Unilever Indonesia sudah lama dikenal sebagai pionir dalam keragaman dan inklusi. Perusahaan FMCG ini menyajikan data dan target representasi perempuan di posisi manajerial secara terbuka dalam laporan keberlanjutan.

Program pengembangan kepemimpinan perempuan, kebijakan rekrutmen yang adil, hingga inisiatif di rantai pasok membuat Unilever menjadi benchmark bagi perusahaan lain dalam melaporkan kinerja ESG.

Danone-AQUA: Kebijakan Parental Leave dan Roadmap Gender Equality

Sebagai bagian dari Danone Group, Danone-AQUA Indonesia serius menargetkan keseimbangan gender di level manajerial. Mereka juga menerapkan kebijakan parental leave yang berlaku untuk pria maupun wanita, sehingga urusan pengasuhan anak tidak hanya ditanggung satu pihak saja.

Di laporan keberlanjutan global dan lokal, Danone menegaskan target untuk menutup kesenjangan upah berbasis gender. Transparansi ini memperkuat posisi Danone sebagai perusahaan dengan visi jangka panjang soal kesetaraan.

Telkom Indonesia: Raih Penghargaan UN Women

Telkom Indonesia menjadi salah satu BUMN yang terbukti peduli pada kesetaraan gender. Dengan program pengembangan karier perempuan dan kebijakan SDM yang inklusif, Telkom berhasil mendapatkan pengakuan dari UN Women melalui Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards di kategori Gender-Inclusive Workplace.

Laporan keberlanjutan Telkom juga menunjukkan bahwa sekitar 24–25 persen posisi manajerial kini ditempati perempuan, sebuah angka yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Bank Mandiri: 52% Karyawan Perempuan

Bank Mandiri menjadi contoh nyata bagaimana sektor perbankan bertransformasi dalam penerapan inklusivitas gender. Melalui kebijakan Respectful Workplace, perusahaan ini menciptakan lingkungan kerja yang aman dan setara.

Laporan keberlanjutan mereka menyebutkan bahwa 52 persen total karyawan Bank Mandiri adalah perempuan. Bahkan, sekitar 46 persen posisi manajerial dan direksi ditempati oleh perempuan. Angka ini menempatkan Bank Mandiri sebagai salah satu institusi finansial paling progresif di Indonesia dalam hal kesetaraan gender.

Astra International: Strategi SDM Inklusif

Sebagai konglomerasi besar, Astra International menekankan aspek keberlanjutan sosial dalam laporan resminya. Astra memaparkan kebijakan SDM, pelatihan inklusif, dan target keberagaman hingga 2030 yang mengacu pada standar global (GRI).

Meski hasilnya bisa berbeda di setiap anak usaha, arah strategis Astra jelas: inklusivitas gender adalah bagian dari roadmap jangka panjang untuk memastikan bisnis tetap relevan dan berdaya saing.

BCA: Transparansi dan Pengembangan Talenta

Bank Central Asia (BCA) secara konsisten menyajikan laporan keberlanjutan yang transparan, termasuk data komposisi karyawan berdasarkan gender. Selain itu, program pengembangan talenta yang terbuka bagi semua gender membuat BCA dianggap progresif dalam membangun karier setara.

BCA juga memiliki inisiatif kesejahteraan karyawan yang relevan dengan generasi muda, misalnya peluang belajar dan fleksibilitas karier, sehingga inklusi bukan hanya teori, tapi benar-benar terasa di lapangan.

Sampoerna: Sertifikasi Equal Pay and Opportunities

HM Sampoerna Tbk menunjukkan keseriusan dalam praktik inklusivitas gender dengan mempertahankan sertifikasi Equal Pay and Opportunities. Sertifikasi ini memastikan bahwa tidak ada perbedaan upah antara laki-laki dan perempuan untuk pekerjaan yang sama.

Dalam laporan keberlanjutan, Sampoerna juga menekankan program kesejahteraan karyawan serta pemberdayaan komunitas. Meskipun berasal dari industri yang kontroversial, Sampoerna tetap membuktikan bahwa kesetaraan gender bisa diwujudkan di level korporasi.

OCBC: Memerdekakan Bias Gender di Dunia Kerja

OCBC Indonesia menempatkan isu kesetaraan gender sebagai bagian penting dari budaya perusahaan. Seperti yang ditegaskan oleh Betti Alisjahbana, Komisaris Independen PT Bank OCBC NISP Tbk, “Kepemimpinan perempuan tidak perlu menjadi pengecualian, melainkan bagian dari budaya profesional yang kita bangun bersama.”

Betti menekankan bahwa di OCBC, prinsip ruang kerja adil gender dijalankan melalui kebijakan, program pengembangan karier untuk semua level, serta fasilitas penunjang yang ramah bagi semua karyawan. Hasilnya terlihat dalam keseimbangan komposisi gender di posisi strategis manajemen.

Diskusi publik bertajuk Perjalanan Menuju Merdeka dari Bias Gender yang digelar OCBC pada Agustus 2025 menegaskan bahwa kesetaraan adalah perjalanan kolektif. UN Women juga menyoroti bahwa bias gender masih jadi hambatan karier perempuan, misalnya anggapan pekerjaan rumah hanya tanggung jawab perempuan. Karena itu, OCBC berkolaborasi untuk mengintegrasikan Women’s Empowerment Principles (WEPs) ke dalam kebijakan kerja.

Menariknya, kampanye OCBC sepanjang 2025 berhasil menjangkau lebih dari 1,8 juta orang dengan hampir 2,7 juta impresi di berbagai kanal komunikasi. Ini membuktikan bahwa isu kesetaraan gender bukan hanya bagian dari strategi internal, tapi juga narasi publik yang kuat.

Dari delapan perusahaan ini, ada benang merah yang bisa kita ambil:

  • Kesetaraan gender bukan sekadar jargon, tapi dibuktikan lewat laporan, data, dan penghargaan.
  • Program parental leave, kebijakan equal pay, hingga roadmap gender balance jadi strategi nyata.
  • Keterlibatan publik seperti yang dilakukan OCBC membantu mengubah persepsi masyarakat luas, bukan hanya internal perusahaan.

Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia semakin sadar bahwa kesetaraan gender adalah bagian penting dari ESG. Dari Unilever yang jadi pionir, Danone dengan kebijakan parental leave, Telkom dengan penghargaan internasional, hingga OCBC yang menegaskan kemerdekaan dari bias gender, semua menunjukkan bahwa inklusivitas kini menjadi kebutuhan strategis.

Tulisan ini telah tayang di TrenAsia.com oleh Idham Nur Indrajaya pada 29 Agustus 2025.