Wongkitoco
Selasa, 29 September 2026 16:53 WIB
Penulis:Nila Ertina

SEKAYU, WongKito.co – BRI Branch Office (BO) Sekayu memperkuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 untuk mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Penguatan penyaluran KUR tersebut dilakukan sejalan dengan perubahan ketentuan melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 1 Tahun 2026 yang menjadi salah satu dasar pelaksanaan program KUR tahun ini, termasuk untuk skema KUR Mikro dan KUR Kecil.
Baca Juga:
Pemimpin Cabang BRI BO Sekayu mengatakan, penyaluran KUR menjadi bagian dari upaya BRI memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha di wilayah Musi Banyuasin. Pembiayaan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, dan mendorong keberlanjutan usaha masyarakat.
“BRI BO Sekayu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah Musi Banyuasin. Melalui penyaluran KUR, kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan akses permodalan sehingga dapat mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah Sekayu dan sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan ketentuan KUR 2026 juga menjadi momentum bagi BRI BO Sekayu untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Baca Juga:
Penyaluran KUR dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta prinsip kehati-hatian dalam proses pembiayaan.
“Kami berharap KUR yang disalurkan BRI BO Sekayu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya membantu kebutuhan modal usaha, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berkembang dan naik kelas,” katanya.
Melalui program KUR 2026, BRI BO Sekayu terus mendorong akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pembiayaan bagi pelaku UMKM untuk memperkuat modal, meningkatkan produktivitas, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.(ril)