Helm Buatan Indonesia di Negara Ini Laris Manis

Minggu, 22 Mei 2022 09:41 WIB

Penulis:Susilawati

<p>Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (kanan) menerima laporan pandangan fraksi dari Anggota DPR fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo (kiri) saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Laporan dan Pengesahan hasil Panja Pembahasan RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan (P2) APBN TA 2019. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (kanan) menerima laporan pandangan fraksi dari Anggota DPR fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo (kiri) saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Laporan dan Pengesahan hasil Panja Pembahasan RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan (P2) APBN TA 2019. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Foto: Ismail Pohan/TrenAsia)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPS) Lagos melakukan promosi produk suku cadang kendaraan dalam pameran dagang West Africa Auto Show (WAAS) pada 17-19 Mei 2022 di Landmark Centre Lagos, Nigeria. 

ITPC Lagos menampilkan berbagai produk milik PT Selamat Sempurna (produk Sakura Filter untuk kendaraan, mesin industri, dan peralatan rumah tangga), PT Elang Perdana (produk Accelera untuk ban  kendaraan), PT Astra Otopart (produk suku cadang kendaraan), serta PT Tarakusuma Indah (produk BMC dan KYT untuk helm motor).

Berdasarkan permintaan yang diterima selama pameran berlangsung, terdapat120 permintaan untuk ban Accelera, 100 permintaan untuk Sakura Filter, 50 permintaan untuk Astra Otoparts, dan 17 permintaan untuk  Helm Tarakusuma. 

Baca Juga :

“Baterai Astra Otoparts menarik karena kualitas dan garansi 18 bulannya, Sakura Filter dengan ragam filternya, serta ban Accelera dengan daya tahannya dan cocok dengan kondisi jalan di Nigeria,” ujar Kepala ITPC Lagos, Hendro Jonathan dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu. 21 Mei 2022.

Dalam pameran ini, potensi transaksi yang berhasil diraih sebesar USD 583,4 ribu atau setara dengan Rp85,5 juta. Adapun rinciannya adalah USD 500,4 ribu setara dengan Rp73,4 juta untuk baterai Astra Otoparts, USD 42,2 ribu atau setara dengan Rp619 ribu untuk transaksi produk Sakura filter dan ban Accelera, serta USD 40,8 ribu setara dengan Rp598 ribu untuk helm KYT dan BMC.

Selama pameran berlangsung, produk helm PT Tarakusuma mencuri perhatian perusahaan dan komunitas pengendara motor Nigeria. Hal ini disebabkan produk ini digunakan pemenang MotoGP Argentina 2022 dan memiliki warna yang menarik. 

Tidak hanya itu, banyaknya varian yang tersedia dari helm berstandar SNI tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon distributor.

"Di Nigeria, penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi akan semakin meningkat dikarenakan meningkatnya harga bahan bakar, buruknya transportasi publik, dan kemacetan di kota kota besar. Ini akan menjadi peluang dan mendorong penjualan helm sebagai standar keamanan berkendara," ungkap Hendro.

Sementara, profil pengguna helm di Nigeria adalah komunitas power bike (motor >200cc), perusahaan ekspedisi, kurir daring, pegawai pemerintahan, dan militer. Nigeria memiliki jumlah komunitas power bike yang terbilang cukup banyak di Afrika Barat. Diperkirakan, saat ini ada 10.000 pengendara power bike di Nigeria. Namun, belum banyak perusahaan penjual aksesori power bike, sehingga, para pengendara harus mendapatkannya dari luar negeri.

Hingga akhir pameran, Paviliun Indonesia mendapatkan beberapa permintaan produk helm dari komunitas power bike dan sejumlah perusahaan logistik di Nigeria. Permintaan komunitas power bike adalah jenis helm premium merek KYT sebanyak 100 sampai 1.200 buah untuk permulaan menjadi distributor helm. Sedangkan, permintaan helm standar untuk perusahaan logistik sebanyak 100 sampai 500 buah dengan tambahan aksesori pendukungnya.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Nadia Amila pada 22 May 2022