Melalui Fordeiss, Gubernur Dorong Perluasan Kajian Ekonomi Islam

Sabtu, 19 Juni 2021 19:45 WIB

Penulis:Amalia

Fordeiss.jpg

PALEMBANG, WongKito.co - Masih rendahnya pemahaman umat Islam di Indonesia terhadap ekonomi syariah, sangat membutuhkan peran ulama, ahli ekonomi Islam, dan para dai dalam menyemarakkan kajian ekonomi Islam sangat dibutuhkan.

Karena sejatinya mempunyai peran sakral menjadi agent of change (agen perubahan) di masyarakat. Sebab, mereka adalah orang yang bisa menjadi penggerak untuk mengajak masayarakat membangun ekonomi umat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat pelantikan pengurus atau anggota Forum Dai Ekonomi Islam Sumsel (Fordeiss), bertempat di Grand Atyasa Convention Center, Sabtu (19/6).

Gubernur mengimbau agar Fordeiss memberikan motivasi kepada pelaku UMKM itu secara komprehensif, mulai dari cara mendapatkan modal hingga pengetahuan agar menjadi pelaku usaha yang cepat tanggap, tangkas dan mengerti pasar.

Menurutnya, pemahaman umat Islam di Indonesia terhadap ekonomi syariah dinilai masih sangat kurang.

“Maka saya minta para dai membuka peluang, harapannya bisa berkerjasama dengan pemerintah karena bisa meringankan beban pemerintah. Pemerintah provinsi telah menggulirkan dana Rp 4 Triliun, baru tahun inilah bisa tersalurkan 100% dan tingkat NPL nya hampir tidak mencapai 1% ,” sebutnya.

Ketua Fordeiss Sumsel, Ulil Amri mengatakan, forum ini terbentuk setelah ada inisiasi untuk mengumpulkan beberapa para akademisi bidang ekonomi Islam. Tercatat, ada 61 pengurus yang dilantik. “50% pengurus adalah akademisi, selebihnya praktisi dan tenaga exspert,” jelasnya. (tri)