Ekonomi Kreatif
Senin, 29 Juni 2026 11:46 WIB
Penulis:Nila Ertina

PALEMBANG, WongKito.co — Pemerintah Kota Palembang memanfaatkan ajang Palembang Fashion Carnaval 2026 untuk mempromosikan wastra lokal, khususnya songket dan jumputan, agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional. Kegiatan yang digelar di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Minggu (28/6/2026), juga menjadi upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif Sumatera Selatan.
Asisten III Setda Kota Palembang, Akhmad Bastari, mengatakan wastra yang ditampilkan dalam karnaval bukan sekadar produk fesyen, melainkan identitas budaya yang harus dijaga dan dikembangkan sesuai perkembangan zaman.
"Fashion bukan sekadar tentang busana. Fashion adalah bahasa budaya, identitas, kreativitas, dan kebanggaan suatu daerah," ujarnya.
Baca Juga:
Menurut Bastari, Palembang Fashion Carnaval menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa warisan budaya Bumi Sriwijaya mampu bertransformasi tanpa kehilangan nilai dan jati dirinya. Songket dan jumputan dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat citra Palembang sebagai kota budaya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan karnaval juga menjadi momentum membangun ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh dan berdaya saing. Industri kreatif berbasis budaya diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
"Kita ingin bersama-sama membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kuat, berdaya saing, dan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat," katanya.
Baca Juga:
Bastari turut mengajak generasi muda untuk terus berinovasi dalam dunia fesyen dengan tetap menjadikan nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi utama dalam berkarya.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta, panitia, sponsor, relawan, dan aparat keamanan yang mendukung suksesnya Palembang Fashion Carnaval 2026.
"Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata, ekonomi kreatif, investasi, serta semakin memperkuat citra Palembang sebagai kota yang kaya budaya, kreatif, maju, dan berdaya saing," tutupnya.