Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Gelar Edukasi Gizi bagi Ibu dan Balita

Rabu, 13 Mei 2026 18:43 WIB

Penulis:Susilawati

Posyandu
Kegiatan Posyandu (Istimewa )

PALEMBANG, WongKito.co – Kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi yang tepat menjadi hal yang terus didorong kepada masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan ibu balita sebagai pendamping utama tumbuh kembang anak.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan posyandu di Desa Sungai Rebo yang menghadirkan edukasi gizi secara langsung kepada masyarakat. Dengan mengusung materi “Bergizi Tidak Harus Mahal: Pentingnya Gizi Seimbang untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak,” kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama yang hangat, interaktif, dan dekat dengan keseharian warga.

Kegiatan diawali dengan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan anak sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang. Para ibu tampak antusias mengikuti setiap tahapan, tidak hanya untuk mengetahui kondisi anak, tetapi juga untuk memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan guna mendukung pertumbuhan yang optimal.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemenuhan gizi anak, kegiatan ini juga dilengkapi dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita. PMT yang diberikan berupa menu sederhana namun bergizi, yang disusun dengan memperhatikan keseimbangan nutrisi sesuai kebutuhan anak. Melalui kegiatan ini, para ibu tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga contoh langsung bagaimana menyajikan makanan sehat yang mudah dibuat dengan bahan yang terjangkau di lingkungan sekitar.

Baca juga:

Dalam sesi penyuluhan, bidan desa, kader posyandu, dan tenaga kesehatan menyampaikan materi mengenai konsep gizi seimbang dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Pemaparan oleh dr. Kurniawan selaku Jr. Officer II Medical Services Kilang Plaju menekankan bahwa gizi seimbang harus mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu, pola makan teratur, ASI eksklusif, MPASI bergizi, serta kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Edukasi yang diberikan bersifat praktis dan mudah diterapkan. Para ibu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya ASI eksklusif, penyusunan MPASI yang bergizi dan bervariasi, serta menjaga jadwal makan anak. Peserta juga diajak mempraktikkan langsung penyusunan menu sehat dari bahan sederhana.

Pjs. Communication, Relations & CSR RU III Plaju, Galih Arjuna Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kilang Plaju untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program yang memberikan manfaat nyata.“Melalui edukasi ini, kami ingin berbagi pemahaman bahwa memenuhi gizi anak tidak harus mahal. Dengan pengetahuan yang tepat, para ibu dapat mengoptimalkan bahan pangan yang ada di sekitar untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran ibu sangat penting dalam membentuk generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran menjadi langkah awal yang sangat berarti. Kegiatan ini diikuti oleh ibu hamil, ibu balita, serta kader posyandu sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi kesehatan di lingkungan masing-masing. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, dan pemberian PMT diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Kilang Plaju menegaskan bahwa peran perusahaan tidak hanya hadir dalam menjaga ketahanan dan pasokan energi bagi masyarakat, tetapi juga melalui kontribusi nyata untuk terus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui edukasi kesehatan dan gizi bagi ibu dan anak. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini, sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan menjadi fondasi masa depan masyarakat yang lebih baik.