Relokasi Kios Ditunda, Jogging Track Kamboja Dinanti Warga

Kamis, 02 Juli 2026 12:14 WIB

Penulis:Nila Ertina

Editor:Nila Ertina

Relokasi Kios Ditunda, Jogging Track Kamboja Dinanti Warga
Relokasi Kios Ditunda, Jogging Track Kamboja Dinanti Warga (Foto WongKito.co/Nila Ertina FM)

PALEMBANG, WongKito.co – Rencana Pemkot Palembang membangun Jogging Track, yang menjadi salah satu tambahan fasilitas umum di kawasan Stadion Kamboja yang berada di tengah Kota Palembang masih belum bisa dipastikan, kapan dimulai.

Pemkot setempat menunda pembangunan fasilitas olahraga tersebut, guna memastikan sebanyak 27 kios pedagang di area itu tidak terdampak dari rencana pembangunan fasilitas umum tersebut. Namun, di sisi lain masyarakat berharap penambahan fasilitas olahraga di area tersebut.

Pada Rabu (2/7/2026) sebanyak 27 pemilik kios yang berjualan beragam makanan, tempat foto kopi dan penjual berbagai rupa barang mendatangi wali kota setempat.

“Pemerintah hadir dan merangkul mereka agar bisa menemukan jalan keluar. Pertumbuhan ekonomi di Kota Palembang sangat baik karena pelaku usaha cukup menjanjikan, khususnya pedagang kaki lima di kawasan Kamboja,” ujar Ratu Dewa usai pertemuan.

Baca Juga:

Wali Kota membenarkan adanya dua titik aktivitas pedagang di kawasan itu, yang dekat dengan kampus Universitas Tridinanti. Pertama, kios pedagang di area yang direncanakan untuk jogging track. Kedua, area angkringan.

“Ya saya menerima aspirasi dari pedagang kaki lima di kawasan Stadion Kamboja. Ada beberapa masukan. Mereka menyadari tidak memiliki izin resmi menempati tempat yang akan dibangun jogging track,” katanya.

Sebagai upaya mencari solusi bersama, Dewa mengatakan pihaknya memutuskan tetap memperbolehkan pedagang berjualan di tempat semula. Pemerintah akan mencari jalan keluar lebih lanjut.

“Sementara mereka tetap berada di sana, tidak untuk digusur. Pemkot Palembang akan mencari solusi kepada 27 perwakilan pedagang dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Ia menegaskan kawasan Stadion Kamboja tetap akan ditata menjadi jogging track agar masyarakat bisa berolahraga. Namun, nasib pedagang akan dibahas kembali bersama Sekretaris Daerah dan para Asisten.

“Yang penting kawasan tersebut menjadi tempat jogging track. Untuk pedagang, kita rapat kembali. Konsepnya mereka tidak jauh berdagang dari kawasan tersebut,” tegasnya.

Terkait angkringan, Ratu Dewa meminta agar lapak tidak menutupi jalan. Penataan akan dilakukan bekerja sama dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumsel Babel.

Baca Juga:

“Angkringan ini jangan sampai menutupi jalan. Kita akan kerja sama dengan CSR Bank Sumsel Babel untuk menertibkan tempatnya, dirapikan biar tertib, khususnya lalu lintas di sana,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komunitas Pedagang Stadion Kamboja, Huttriza, mengatakan pedagang hanya meminta kepastian dan perlindungan.

“Kami sangat berterima kasih atas jawaban Pak Wali. Kami bisa tetap aktivitas berdagang di sana sampai keluar solusi dari Pemkot Palembang,” kata dia.(*)