Yayasan Mitra Hijau Perkuat Transisi Energi dan Peran Perempuan di Sumsel

Senin, 22 Juni 2026 15:16 WIB

Penulis:Nila Ertina

Yayasan Mitra Hijau Perkuat Transisi Energi dan Peran Perempuan di Sumsel
Yayasan Mitra Hijau Perkuat Transisi Energi dan Peran Perempuan di Sumsel (Foto WongKito.co/Senia Aprinia Sari)

PALEMBANG, WongKito.co – Yayasan Mitra Hijau (YMH) memaparkan capaian pelaksanaan Innovation Regions for a Just Energy Transition (IKI-JET) Project periode Januari–Juni 2026, sekaligus memperkuat komitmen mendorong transisi energi berkeadilan di Sumatera Selatan melalui pembentukan Forum Perempuan Energi Berkeadilan Sumatera Selatan (FORBESS).

Audiensi yang digelar, di Kantor Bappeda Provinsi Sumatera Selatan,  di Palembang, Senin (22/6/2026) itu menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan mitra pembangunan untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan transisi energi yang tidak hanya berfokus pada perubahan sumber energi, tetapi juga menjamin keberlanjutan ekonomi masyarakat dan keterlibatan kelompok rentan.

Plt Kepala Bappeda Sumatera Selatan, Dody Eko Prasetyo, membuka kegiatan tersebut. Sementara Koordinator Project IKI-JET Yayasan Mitra Hijau, Dicky Edwin Hindarto, memaparkan perkembangan program, capaian, pembelajaran, serta rencana tindak lanjut dalam mendukung agenda transisi energi yang inklusif di provinsi yang masih bergantung pada sektor batu bara tersebut.

Baca Juga:

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, YMH telah melaksanakan berbagai program penguatan kapasitas masyarakat, mulai dari diseminasi hasil penelitian tentang transisi energi yang adil, pelatihan nilai ekonomi karbon, pelatihan green business dan green jobs bagi generasi muda, hingga pelatihan manajemen dan audit energi. Selain itu, YMH juga memperkuat dialog daerah melalui Forum Serelo Green di Kabupaten Lahat dan Forum Rembuk Serasan Hijau di Kabupaten Muara Enim untuk mendorong pengembangan ekonomi alternatif di wilayah terdampak transisi energi.

Di sektor ekonomi komunitas, YMH memberikan pelatihan digital marketing, manajemen keuangan UMKM, serta roasting kopi dan peningkatan standar mutu produk guna memperkuat peluang usaha hijau. Program tersebut dilengkapi dengan pelatihan kepemimpinan perempuan, advokasi, dan komunikasi berperspektif gender sebagai fondasi lahirnya FORBESS.

FORBESS yang dideklarasikan pada 19 April 2026 di Palembang menghimpun 22 kelompok perempuan dari Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan Kota Palembang. Forum ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi perempuan, meningkatkan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan, mengembangkan ekonomi hijau berbasis komunitas, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sipil.

Baca Juga:

Yayasan Mitra Hijau menegaskan, perempuan tidak hanya menjadi kelompok yang terdampak oleh perubahan sistem energi, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi dalam pengelolaan energi, perlindungan lingkungan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Melalui Proyek IKI-JET dan penguatan FORBESS, YMH berharap Sumatera Selatan dapat menjadi contoh penerapan transisi energi berkeadilan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara merata dengan prinsip "No One Left Behind", sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.(*)