10 Tanda Orang Terlibat Pencucian Uang Menurut Prof Rhenald Kasali, Simak Yuk!

10 Tanda Orang Terlibat Pencucian Uang Menurut Prof Rhenald Kasali, Simak Yuk! (Tangkapan layar Youtube Rumah Perubahan)

PALEMBANG, WongKito.co - Kekinian sedang ramai pembahasan terkait munculnya berita tentang keterlibatan artis berinisial R dan P.

Hal itu, dikaitan dengan praktik pencucian uang yang disangkakan kepada mantan pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo yang kini sedang menjalani pemeriksaan di KPK.

Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Rhenald Kasali mengungkapkan mengindentifikasikan ada 10 tanda orang terlibat dalam praktik pencucian uang, katanya dalam kanal youtube rumah perubahan, Senin (3/4/2023).

Ia menjelaskan mereka ini yang tergolong dalam crazy rich.

"Mereka itu, menjadi bagian dari pelaku kejahatan pencucian uang," ujar dia.

Baca Juga:

Berikut ini 10 ciri-ciri bisnis yang terlibat dalam praktik pencucian uang.

Pertama, tiba-tiba usaha menjadi sangat besar dan besarnya itu membuat anda terkagum-kagum yang

Kedua, dapat uangnya  mudah, namanya juga easy money, seakan-akan mudah sekali kalau anda pinjam uang dari bank Anda tentunya harus memenuhi berbagai persyaratan dan menjalani prosedur sesuai ketentuan bank.

Berbagai keuntungan akibat keistimewaan mendapatkan easy money, diantaranya tidak perlu laporan keuangan, tidak perlu laporan audit tidak perlu profit yang penting top light yang penting heboh dan bisnisnya cepat besar.

Selain itu, tujuannya memang adalah di situ tempat untuk nitipin uang jadi asetnya sehingga pelaku kejahatan pencucian uang tampak hidup glamour jadi uangnya dipakai untuk membeli Ferrari untuk
membeli segala macam jangan heran juga kadang-kadang pakai nama orang lain.

Ketiga mereka selalu punya alibi, misalnya mereka mengungkapkan ini hasil dari usaha, padahal bisa dinilai usaha mereka tidak sehebat itu tetapi bisa membeli Ferrari bahkan terlebih lagi dipakai untuk membeli pesawat jet.

Keempat mereka bukan membangun usaha, tetapi membangun kerajaan baru yang sangat besar.

Biasanya tak hanya seorang pelaku kejahatan pencuci yang nitip tetapi lama-lama banyak orang juga yang nitip.

Kelima ini mereka mengaku modalnya dari warisan, bisa juga mengaku dari kepintaran kepintaran yang orang lain tidak paham atau sulit dianalisis oleh wartawan misalnya juga mengatakan trading

"Saya pikirkan trading itu export atau import nggak taunya trading itu pakai judi online pakai algoritma crypto, bisnis properti dan lain sebagainya yang tidak mudah lah untuk dipahami dan orang," kata dia.

Rhenald menuturkan bahkan mereka biasanya melakukan bisnis yang sudah ditinggalkan orang lain atau bisnis yang sudah Sunset padahal seorang pengusaha selalu memilih bisnis yang sunrise alias bersinar.

" tapi api anehnya di tangan mereka tiba-tiba bisa menjadi bersinar meskipun tidak bertahan lama," ujar dia.

Keenam, ada sosok tersembunyi di belakang mereka, siapa orang di belakang mereka kita susah juga mengindentifikasi tetapi bisa dipastikan tidak mungkin dia sendiri.

Baca Juga:
Cuan! Jual Puluhan Jenis Takjil mulai Rp 1.000

Ketujuh, punya usaha tubuh jadi besar tapi tidak punya keahlian bisnis.

Hal itu, berkaitan dengan keterlibatan orang lain yang menjadi pengendali bisnis tersebut

Kedelapan, dikeliling oleh media komunikasi, sebenarnya agak rancu karena semua orang hari ini
menjadi pembuat konten ke mana-mana ada orang yang bawa kamera ada orang yang merekam ngomong dan mereka juga berani investasi di beberapa kanal media.

Kesembilan, mereka terlihat senang berbagi, sering kali aktivitas bagi-bagi duit dipublikasi dengan menggunakan berbagai platform media yang tersedia.

Kesepuluh, tiba-tiba bermasalah. Banyak yang muncul di tempat mereka entah itu karyawan, rekan bisnis dan juga wartawan akibat terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat.(*)


Related Stories