Dies Natalis Unsri ke-66 Meriah, Mahasiswa Asal Myanmar Nyanyi Kebile-Bile

Dies Natalis Unsri ke-66 Meriah, Mahasiswa Asal Myanmar Nyanyi Kebile-Bile (Foto Ist)

PALEMBANG, WongKito.co - Pada malam keakraban Dies Natalis Universitas Sriwijaya (Unsri), mahasiswa asal Myanmar, Chaw Yadanar Aung Kyel Sin Moe Htet, berpartisipasi melalui penampilan lagu daerah Sumatera Selatan berjudul “Kebile-bile”. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, bertempat di Graha Universitas Sriwijaya, Kampus Palembang.

Chaw Yadanar Aung Kyel Sin Moe Htet, yang akrab disapa Kyel, merupakan penerima Beasiswa Darmasiswa dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengikuti pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Unsri. Penampilannya menjadi bentuk partisipasi mahasiswa internasional dalam kegiatan institusional sekaligus representasi proses pengenalan dan apresiasi terhadap budaya lokal selama menempuh pengalaman akademik di Indonesia.

Baca Juga:

Persiapan penampilan tersebut dilaksanakan dengan bimbingan Andryanto Sudiah Putra, M.Pd., serta dukungan Dr. Santi Oktarina, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya. Melalui interpretasi lagu “Kebile-bile”, Kyel turut memperkenalkan salah satu kekayaan seni musik tradisional Sumatera Selatan kepada sivitas akademika dan tamu undangan yang menghadiri kegiatan tersebut.

Tema malam keakraban tersebut: “Unsri Bersatu, Berdampak bagi Negeri”. Acara ini mencakup sejumlah rangkaian kegiatan, antara lain Tari Gending Sriwijaya, doa bersama, sambutan Rektor Universitas Sriwijaya, pemberian penghargaan, hiburan, pembagian hadiah, pengundian doorprize, serta foto bersama.

Keikutsertaan mahasiswa internasional dalam kegiatan tersebut mencerminkan upaya Universitas Sriwijaya dalam mendorong interaksi lintas budaya di lingkungan perguruan tinggi.

Baca Juga:

Selain mendukung proses pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia, keterlibatan mahasiswa internasional dalam kegiatan kemahasiswaan dan institusional juga memberikan ruang bagi penguatan pemahaman antarbudaya serta pengenalan kekayaan budaya daerah kepada komunitas internasional.

Partisipasi Kyel melalui penampilan lagu “Kebile-bile” menjadi salah satu wujud kontribusi mahasiswa internasional dalam kehidupan akademik dan budaya Universitas Sriwijaya, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan budaya dalam lingkungan pendidikan tinggi yang berwawasan internasional.(ril)

Tags dies natalis UnsriBagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel
‌‌
‌‌

Related Stories