Duta Baca UIN Raden Fatah Siapkan Penggerak Literasi Baru

Duta Baca UIN Raden Fatah Siapkan Penggerak Literasi Baru (Foto Ist)

PALEMBANG, WongKito.co — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar Pemilihan Duta Baca 2026 di Gedung Perpustakaan UIN Raden Fatah, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Pentamorphosis of Literacy" itu menjadi bagian dari upaya mencetak generasi penggerak literasi di lingkungan kampus dan masyarakat.

Sebanyak 28 peserta dari berbagai fakultas mengikuti seleksi yang diselenggarakan Duta Baca UIN Raden Fatah sebagai bagian dari regenerasi duta literasi kampus. Kepala UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah, Dr. Hj. Nurmalina, S.Ag., S.S., M.Hum., menegaskan bahwa literasi merupakan identitas penting yang harus melekat pada mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Nurmalina menekankan tiga peran utama Duta Baca, yakni menjadi teladan bagi mahasiswa, menjembatani gerakan literasi hingga ke masyarakat, serta terus mengembangkan kapasitas diri sebagai penggerak literasi di Sumatera Selatan.

"Jadilah role model dan buktikan bahwa literasi merupakan ciri khas mahasiswa sebagai jembatan menuju puncak pendidikan," ujarnya.

Baca Juga:

Kegiatan juga diisi seminar literasi yang menghadirkan pendiri Komunitas Buku-Buku Linda (BBL), Linda Septiani Sebianto. Ia memperkenalkan konsep "Mindset 5.0" yang menekankan pentingnya mahasiswa melek data, melek informasi, dan melek masa depan. Menurutnya, kemampuan literasi menjadi modal utama untuk mengembangkan keterampilan, memperluas relasi, dan meningkatkan daya saing di era digital.

"Mulai sekarang mari melek data, melek digital, dan melek literasi untuk mencari peluang serta membangun pengalaman sebagai bekal masa depan," kata Linda. Ia menambahkan bahwa kemampuan berpikir kritis yang lahir dari budaya membaca merupakan keterampilan penting untuk menghadapi tantangan global.

Salah satu Duta Baca 2025, Tasya, mengatakan pemilihan ini menjadi momentum regenerasi untuk melahirkan penggerak literasi baru. Sementara Wakil I Duta Baca UIN Raden Fatah 2026, M. Amrullah Hanif Al-Fathih, mengaku termotivasi mengikuti ajang tersebut karena ingin berkontribusi meningkatkan budaya membaca di kalangan mahasiswa.

Ia berharap keberadaan Duta Baca tidak hanya mendorong minat baca di lingkungan kampus, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu meningkatkan kesadaran literasi masyarakat di Sumatera Selatan.(Miftahur Riski)


Related Stories