Green Jobs Bukan Sekadar Tren, Saatnya Bekali Diri dengan Green Skill

Green Jobs Fest 2026 Jakarta resmi dibuka hari ini di The Gallery, CIBIS Park, Jakarta. (ist/Koaksi Indonesia)

JAKARTA, WongKito.co - Di tengah tantangan krisis iklim dan dinamika pasar kerja global,  penguasaan green skills adalah kunci daya saing tenaga kerja Indonesia. Hal ini terungkap dalam Green Jobs Fest 2026 yang resmi dibuka di The Gallery, CIBIS Park, Jakarta, Sabtu, (25/4/2026).

Mengusung tema “The Green Skill Shift: Future Proof Career Start Local Green Potentials,” festival kolaboratif ini menjadi ruang strategis bagi orang muda untuk membekali diri dengan keterampilan hijau (green skills) yang kini menjadi kebutuhan utama industri masa depan. 

Diselenggarakan oleh Seasoldier bersama Koaksi Indonesia, acara ini bertujuan mendobrak stigma bahwa pekerjaan hijau hanya terbatas bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan lingkungan. 

Dalam kesempatan tersebut, Founder & Executive Director Seasoldier, Nadine Chandrawinata menekankan pentingnya peran aktif orang muda dalam transisi ini untuk berkolaborasi. "Pergunakan networking ini untuk menciptakan kolaborasi yang menarik” imbuh Nadine. 

Green Jobs Fest 2026 Jakarta resmi dibuka hari ini di The Gallery, CIBIS Park, Jakarta. (ist/Koaksi Indonesia)

Senada dengan visi tersebut, Perwakilan Koaksi Indonesia, Fitrianti Sofyan menegaskan bahwa penguasaan green skills adalah kunci daya saing tenaga kerja Indonesia. Menurutnya, transisi energi yang adil membutuhkan kesiapan SDM yang masif di berbagai lini. 

"Kami ingin memetakan peluang kerja hijau agar lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua latar belakang pendidikan. Karier yang berdampak pada lingkungan adalah tiket emas untuk tetap relevan di industri masa depan,” jelas Fitrianti. 

Founder & COO Seasoldier, Dinni Septianingrum menambahkan, festival ini adalah jembatan bagi transformasi kepedulian menjadi profesi yang mapan bagi anak muda yang mencari peluang karir. Green Jobs Festival 2026 berhasil menarik perhatian dan antusiasme tinggi, khususnya dari generasi muda yang tengah mencari peluang karir. 

Peserta menilai bahwa sesi-sesi yang dihadirkan tidak hanya menarik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pasar kerja masa depan. Respon positif ini diiringi dengan harapan besar agar festival ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi Green Jobs Fair yang lebih inklusif. 

"Peserta juga mendorong adanya dukungan yang lebih kuat dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan dampak acara ini” ungkap Dinni. 

Sepanjang hari, pengunjung diajak menjelajahi ekosistem hijau melalui berbagai aktivitas menarik, mulai dari Green Talks bersama pakar, Mindfulness Session, hingga Coaching Clinickarier. Salah satu sesi unik yang menarik perhatian adalah Networking Karaoke, sebuah ruang santai yang didesain agar para talenta muda dapat berjejaring secara organik dengan para profesional dan komunitas. 

Event Director Green Jobs Festival 2026, Diyah Deviyanti menjelaskan, festival ini dirancang untuk menjawab kegelisahan orang muda akan arah karier mereka. Manager Event, Widya Asri Rahayu Nastiti turut menambahkan pengalamannya sendiri sebagai bukti inklusivitas sektor ini. 

“Saya lulusan Manajemen Bisnis memulai karier dari dunia branding, tapi kini bisa berkontribusi penuh di sektor sustainability. Pintu green jobs terbuka lebar bagi siapa pun,” ujarnya. 

Sebagai tuan rumah yang mendukung Green Jobs Fest Jakarta, Putut Angga Wijaya, Marketing Manager CIBIS Park menyampaikan dukungannya. CIBIS Park berkomitmen menyediakan ruang kolaboratif yang inklusif sebagai titik temu strategis bagi generasi muda untuk mendorong masa depan ekonomi hijau Indonesia. 

Selain edukasi, festival ini dimeriahkan oleh berbagai tenant dari jenama berkelanjutan, pemeriksaan kesehatan gratis (free health check), hingga pameran komunitas lintas sektor. 

Lewat festival ini, diharapkan makin banyak anak muda yang sadar bahwa karier berkelanjutan bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan masa depan. Yang paling penting, kamu bisa mulai dari skill yang kamu punya sekarang. (*)

Editor: Redaksi Wongkito
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories