Update Harga Pangan: Harga Cabai Rawit Tembus Rp70.000/kg

Ilustrasi berbagai kebutuhan pangan di pasar tradisional Palembang (Foto WongKito.co/dok)

PALEMBANG, WongKito.co - Di tengah klaim pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 5,34% (year-on-year/yoy) atau menjadikan Sumatera Selatan sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga di wilayah Sumatera.

Namun, harga berbagai kebutuhan pangan mengalami fluktuasi yang cukup berpengaruh pada daya beli masyarakat Kota Palembang, diantaranya harga cabai rawit oranye atau cabai burung yang mencapai Rp70 ribu per kilogram, pada sejumlah pasar tradisional, Selasa (12/5/2026).

Widya (40) warga Palembang mengaku klaim pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi terkesan bertolak belakang dengan kondisi pasar.

"Harga berbagai kebutuhan pangan mahal, dan pasar juga cenderung sepi," kata dia.

Baca Juga:

Ia mengatakan salah satu bahan pangan yang mahal adalah cabai, harga cabai cukup bervariasi, salah satu yang paling mahal adalah harga cabai rawit oranye mencapai Rp70 ribu per kilogram.

Sedangkan harga cabai merah keriting berkisar Rp35 ribu per kilogram, lalu harga bawang merah Rp38 ribu per kilogram.

Kemudian harga ayam potong Rp33 ribu per kilogram dan harga telur ayam mencapai Rp26 ribu per kilogram

Hal senada diungkapkan Harun (56) tukang parkir pada salah satu pasar tradisional di Palembang yang mengakui akhir-akhir ini pengunjung pasar sepi.

"Paling-paling kalau ramai diakhir pekan Sabtu dan Minggu, dan tidak seramai sebelumnya," kata dia.

Baca Juga:

Dia menambahkan dampaknya tentu terjadi penurunan dari hasil mengatur parkir di pasar tersebut.

"Sekarang ini makin sulit mendapatkan penghasilan, padahal sebelumnya bisa mengantongi setidaknya Rp50 ribu per hari," kata dia lagi.(ert)


Related Stories