Warga Merapi minta Pemkab Lahat Tertibkan Truk Batu Bara Kosong

Warga Merapi minta Pemkab Lahat Tertibkan Truk Batu Bara Kosong (Foto WongKito.co/Sumhayana)

LAHAT, WongKito.co - Warga Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan meminta Pemerintah Kabupaten Lahat untuk menertibkan truk batu bara kosong yang melintas di jalan publik, di kawasan permukiman dan juga jalan lintas Sumatera karena menimbulkan debu hitam.

Tasya (18) pemuda asal Merapi Barat mengatakan setiap hari warga menghirup debu batu bara, padahal truk batu bara sudah dilarang melintas di jalan publik.

"Namun, truk batu bara yang kosong justru dengan leluasa setiap hari melintas siang dan malam, yang menyebarkan debu hingga masuk ke rumah-rumah warga, terutama yang di tepi jalan," kata dia, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga:

Dia mengungkapkan setiap hari warga semakin resah karena paparan debu semakin pekat, dan sama sekali belum ada Tindakan dari pemerintah setempat.

Truk batu bara berisi dilarang melintas, tetapi truk yang kosong tetapi kotor karena membawa debu batu bara melintas selama 24 jam, ungkap dia.

Kondisi tersebut, tambah Tasya tentu sangat meresahkan karena setiap hari warga dipaksa menghirup debu batu bara dan membersihkan lantai berulang kali pun tidak berpengaruh karena rumah dan lingkungan tetap terpapar debu batu bara.

"Kami meminta agar pemkab segera menindaklanjuti keresahan warga Merapi, karena kondisi ini sudah sangat meresahkan," kata dia lagi.

Baca Juga:

Dia berharap agar pemerintah segera menindak tegas transportir angkutan batu bara yang masih melintas di jalan umum.

Karena kesehatan masyarakat di lingkar tambang tentunya harus menjadi perhatian pemerintah dan perusahaan, kata dia.(Sum)


Related Stories