BucuKito
Mahasiswa KKN Dorong UMKM Sidomulyo Masuk Ekosistem Digital
PRABUMULIH, WongKito.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang kelompok 35 Kelurahan Sidomulyo menyelenggarakan kegiatan sosialisasi UMKM Go Digital sebagai upaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.
Sosialisasi berlangsung di aula kantor Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih ini diikuti oleh belasan pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya agar mampu bersaing di era digital, Jum’at (24/07/26).
Mewakili Lurah Sidomulyo, Sekretaris Kelurahan Sidomulyo, Rika Damayanti, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan digitalisasi, termasuk penggunaan QRIS dan Google Maps, sebagai langkah strategis dalam mengembangkan UMKM di Kelurahan Sidomulyo.
"Kegiatan ini merupakan langkah maju dalam mendukung UMKM Go Digital. Saya berharap mahasiswa dapat membagikan ilmu dan pengalaman mereka di bidang digital. Selain itu, saya juga berharap mahasiswa KKN dapat mendampingi para pelaku UMKM di Kelurahan Sidomulyo agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya," ujarnya.
Baca Juga:
- LPDS Luncurkan e-Learning UKW dan Buku Tokoh Perempuan Pers Indonesia
- Film Jalan Pulang Ajak Generasi Muda Menemukan Makna Kebaya
- BRI Peduli Perkuat Pendidikan Karakter Anak pada Hari Anak Nasional 2026
Hadir dalam sosialisasi tersebut marketing dari Resto Bananat & Ayam Gang, Calysta Fauziah, sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya transformasi digital bagi pelaku UMKM serta strategi promosi yang efektif untuk menarik minat konsumen.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan digitalisasi UMKM, alasan pentingnya UMKM bertransformasi ke ranah digital, langkah-langkah mudah memulai digitalisasi usaha, strategi membangun identitas atau nama dagang yang menarik, pentingnya mencantumkan label harga pada produk, hingga cara mempromosikan produk melalui media sosial maupun WhatsApp.
Selain itu, peserta juga memperoleh pelatihan dan pendampingan mengenai pelayanan digital UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam menjalankan usahanya.
Selain penyampaian materi oleh narasumber, kegiatan ini juga diisi dengan sesi pelatihan dan pendampingan yang dipandu oleh salah satu anggota KKN Kelompok 35, Andrean Satria. Dalam sesi tersebut, peserta diajarkan cara memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan usaha, mulai dari penggunaan pembayaran digital melalui QRIS, pendaftaran titik lokasi usaha di Google Maps, pembuatan akun media sosial sebagai sarana promosi, hingga strategi membangun identitas usaha melalui platform digital.

Pelatihan tersebut dirancang agar para pelaku UMKM tidak hanya memahami konsep digitalisasi, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung dalam pengelolaan usaha.
Melalui pendampingan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan pemasaran, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang.
Sementara itu, Ketua Kelompok 35 KKN UIN Raden Fatah Palembang, M. Alzena Akbar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan membantu masyarakat memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan daya saing usaha.
Di era digital seperti sekarang, penggunaan pembayaran melalui QRIS menjadi sangat penting karena sebagian besar masyarakat telah menggunakan dompet digital maupun mobile banking dalam bertransaksi. Oleh karena itu, Kelompok 35 membantu para pelaku UMKM membuat QRIS agar proses pembayaran menjadi lebih mudah dan praktis.
"Kami juga berharap para pelaku usaha dapat memasarkan produknya lebih luas, mempermudah transaksi, serta memperkenalkan usahanya kepada masyarakat melalui platform digital," tegasnya.
Baca Juga:
- Berburu BBM di Jalinteng Sumatera, Pertalite Antre, Pertamax Hilang
- Parade Kebaya dan Songket Ramaikan CFD Palembang
- Warga Muara Maung Tuntut 4 Tambang Bertanggung Jawab Banjir
Tidak hanya menyampaikan materi, mahasiswa KKN Kelompok 35 UIN Raden Fatah Palembang juga memberikan pendampingan secara langsung kepada setiap pelaku UMKM. Pendampingan tersebut meliputi proses pendaftaran QRIS, penambahan titik lokasi usaha di Google Maps, hingga pembuatan akun media sosial seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp Business sebagai sarana promosi digital. Melalui pendampingan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu menerapkan teknologi digital secara mandiri dalam mengembangkan usahanya.
Alzena menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Sosialisasi UMKM Go Digital tidak terlepas dari kerja sama, kekompakan, dan dedikasi seluruh anggota Kelompok 35 dalam mempersiapkan hingga melaksanakan kegiatan.
"Kunci utama suksesnya acara ini adalah kerja sama dan semangat dari seluruh anggota KKN. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu para pelaku UMKM di Kelurahan Sidomulyo untuk mengembangkan usahanya melalui pemanfaatan teknologi digital," ungkapnya. (Ani Mustika Wati).

