KabarKito
2 Hari Hujan, Palembang Dikepung Banjir Parah
PALEMBANG, WongKito.co — Hujan deras yang mengguyur Palembang selama dua hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah kota. Genangan air merendam permukiman warga hingga akses jalan utama, memicu gangguan aktivitas masyarakat.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palembang, sedikitnya lebih dari 10 titik terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 sentimeter.
Wilayah yang terdampak antara lain Kecamatan Sukarami, Alang-Alang Lebar, Ilir Barat I, Ilir Barat II, hingga sebagian kawasan Seberang Ulu, dikutip Kamis (23/4/2026).
Baca Juga:
- Peringatan Hari Bumi 2026: Selamatkan Planet, Suntik Mati PLTU Batu Bara
- Banjir di Kawasan KM 9, Hambat Aktivitas Warga
- Bawa Semangat Kartini, BRInita Jadi Wadah Perempuan Berkarya dan Berdaya
Sejumlah titik yang dilaporkan mengalami genangan cukup parah di antaranya Jalan Kolonel H. Burlian, Jalan Sukabangun II, kawasan Talang Kelapa, dan Perumnas Sako. Di beberapa lokasi, air bahkan masuk ke dalam rumah warga dan menyebabkan kerusakan perabotan.
Seorang warga Sukarami, Rina (34), mengaku banjir kali ini lebih lama surut dibanding biasanya. “Sudah dua hari air naik turun, tapi belum juga kering. Aktivitas jadi terganggu, anak-anak juga tidak bisa sekolah,” ujarnya.
Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyebut tingginya intensitas hujan menjadi faktor utama banjir, diperparah dengan kapasitas drainase yang terbatas serta sedimentasi di sejumlah saluran air.
Selain itu, fungsi kolam retensi yang seharusnya menampung limpasan air hujan dinilai belum optimal. Saat ini Palembang memiliki beberapa kolam retensi utama, seperti Kolam Retensi Simpang Polda, Kolam Retensi Kambang Iwak, Kolam Retensi Jakabaring, dan Kolam Retensi Talang Aman. Namun, sebagian kolam tersebut mengalami pendangkalan dan membutuhkan normalisasi.
Baca Juga:
- Mengenal Sosok Berprestasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi
- Riset CISDI: 10 Tahun Cukai Naik, Rokok Tetap Murah di RI
- BRILink Agen Miya Kini Layani Ribuan Transaksi Keuangan
Sebelumya, Kepala BPBD Kota Palembang, Ahmad Furqon menyatakan pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi dan distribusi bantuan logistik. “Kami fokus pada penanganan darurat, termasuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” katanya.
BPBD mengimbau warga yang berada di wilayah rawan banjir untuk segera melapor jika membutuhkan bantuan, serta menghindari area dengan arus air yang cukup deras demi keselamatan.(*)

