BucuKito
Aktivis di Kampus, Dai Tingkat Kota Palembang
CERITA Muhammad Zayyad Al-Harithi yang akhirnya sampai pada momen yang telah lama dinantikannya, hari yudisium. Kamis (24/9/2026). Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, angkatan 2022 itu mengaku bahagia setelah menyelesaikan perjalanan kuliahnya.
Ia bercerita, tertarikan terhadap Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Raden Fatah Palembang bermula ketika dia berkunjung ke kampus pada 2021. Saat itu, ia melihat Fakultas Dakwah dan Komunikasi, khususnya Program Studi Manajemen Dakwah. Ketertarikan tersebut membuatnya memilih Program Studi Manajemen Dakwah sebagai pilihan pertama saat mendaftar pada 2022.
Selama menjalani perkuliahan, Zayyad merasakan banyak pengalaman yang menyenangkan. Meski begitu, perjalanan tersebut juga tidak terlepas dari berbagai tantangan, mulai dari tugas kuliah, kegiatan organisasi, hingga proses menyelesaikan skripsi. Ia menghadapinya dengan mencari solusi dan bekerja sama dengan teman-teman.
“Kalau ada masalah, kita harus mencari solusinya. Untuk tugas, bisa dilakukan dengan kerja kelompok dan kerja sama tim,” ujarnya.
Baca Juga:
- Menanti Reforma Agraria Sejati, Harapan Petani tak Berhenti di Undang-Undang
- BRI BO Sekayu Perkuat Pelayanan Humanis di Hari Pelanggan Nasional 2026
- Dukung Pengembangan Ekosistem Kelapa Sumsel, dari Hulu ke Hilir
Selain aktif mengikuti perkuliahan, Zayyad juga terlibat dalam berbagai organisasi mahasiswa. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Divisi Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah pada 2023. Setelah itu, ia bergabung dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai Wakil Sekretaris pada 2024 dan dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum pada 2025.
Pada 2026, Zayyad kembali mendapat amanah di tingkat universitas. Ia dipercaya menjadi Menteri Kajian, Riset, dan Teknologi Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Berbagai pengalaman tersebut membuatnya belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab.
Dalam membagi waktu antara kuliah dan organisasi, Zayyad menjadikan perkuliahan sebagai prioritas utama.
Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab kepada diri sendiri dan orang tua. Sementara itu, kegiatan organisasi dapat dilakukan setelah kewajiban akademik diselesaikan.
“Bagi waktu itu dengan melihat mana yang lebih penting untuk dikerjakan terlebih dahulu. Kuliah tetap menjadi yang utama,” katanya.
Selain aktif berorganisasi, Zayyad juga memiliki pengalaman di bidang dakwah. Ia terpilih sebagai Dai Pemerintah Kota Palembang. Melalui peran tersebut, Zayyad berkesempatan menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat serta mengembangkan kemampuannya dalam berdakwah.
Bagi Zayyad, menjadi Dai Pemerintah Kota Palembang bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga amanah. Ia berusaha menjalankan peran tersebut dengan baik di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa. Pengalaman ini juga membantunya menerapkan ilmu yang diperoleh selama belajar di Program Studi Manajemen Dakwah.
Namun, pengalaman yang paling berkesan bagi Zayyad adalah ketika dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum dalam organisasi mahasiswa. Menurutnya, menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan tanggung jawab dan kemampuan untuk bekerja sama dengan banyak orang.
“Menjadi Wakil Ketua Umum sangat berkesan bagi saya karena tidak mudah memimpin sebuah organisasi,” ungkapnya.
Baca Juga:
- Putusan Sela 25 Media Menang, AJI Palembang Dukung Kemerdekaan Pers
- Seminar Internasional Fesmed Selat Malaka, Kupas Masa Depan Jurnalisme
- WALHI Sumsel Soroti Dampak Kabut Asap dan Ketimpangan Krisis Iklim
Setelah resmi menyelesaikan pendidikan, Zayyad berencana mencari pekerjaan. Jika belum mendapatkan kesempatan kerja, ia mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
“Alhamdulillah, ini yang saya tunggu-tunggu selama bertahun-tahun. Rasanya senang karena sudah lulus,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perjalanan selama kuliah bukan hanya tentang mendapatkan gelar. Masa perkuliahan telah memberinya pengalaman untuk menghadapi tantangan, memimpin organisasi, mengatur waktu, serta menjalankan tanggung jawab. Kini, setelah menyelesaikan satu tahap pendidikan, ia bersiap melanjutkan langkah berikutnya dengan bekal pengalaman yang telah diperolehnya selama menjadi mahasiswa.(*M. Agna Dzisyarif)
*Mahasiswi Magang MBKM Prodi Jurnalistik, UIN Raden Fatah Palembang, Angkatan 2024

