CekFakta
CEK FAKTA: BGN pesan 700 juta telur dari China untuk MBG
Seorang pengguna Facebook mengunggah informasi yang menyatakan Badan Gizi Nasional (BGN) telah memesan telur dari China sebanyak 700 juta butir.
Jutaan telur itu, menurut narasi di Facebook, akan digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah dimulai di Indonesia sejak 6 Januari 2025.
Adapula, klaim yang menerangkan bahwa impor telur dari China ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai sumber keuangan.
Baca Juga:
- Jastip Berburu Cuan di Bazar Buku Big Bad Wolf Palembang 2026
- Sengkarut Artificial Intelligence yang Mengancam Lingkungan
- Forum Ekonomi Regional Jawa 2026: Dorong Perkuat Ekosistem Halal Indonesia
Berikut narasi yang disematkan sang pemilik akun:
"MBG Pesan 700Juta Butir telur China Menggunakan APBN, Dan Zulkifli Usulkan PAJAK RAKYAT HARUS NAIK..??
Gimana Tanggapan Kalian Gaes ....??".
Unggahan pada 15 Mei lalu itu juga memperlihatkan foto pertemuan yang dihadiri sejumlah orang di kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Pertemuan tersebut turut menampilkan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.
Namun, benarkah BGN pesan 700 juta telur dari China untuk MBG?
Hasil Pemeriksaan Fakta
Menurut verifikasi informasi yang dilakukan Antara, narasi pemesanan ratusan juta telur dari China untuk MBG merupakan hoaks. Tidak ada data dan informasi resmi terkait kebijakan tersebut.
Adapun, Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 Pasal 38 ayat 1 mengatur secara tegas bahwa penyelenggaraan program MBG memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan mewajibkan pelibatan usaha mikro, kecil, koperasi, serta masyarakat setempat.
Selain itu, gambar Kadin yang disajikan dalam unggahan Facebok tersebut aslinya merupakan pemberitaan milik media idxchannel.
Baca Juga:
- Keluarga Jemaah Dilarang Menjemput di Asrama Haji Palembang
- Masak Tepi Sungai: Angkat Tradisi Kopi dan Roti di Kampung Perigi 2 Ulu
- KPI UIN Palembang Sukses Selenggarakan Coloring Event
Berita sebenarnya berjudul "MBG Butuh 700 Juta Telur per Tahun, KADIN Gaet Pengusaha China Bangun Industri Unggas", yang dipublikasikan pada 21 April 2026.
Kesimpulan
Hasil verifikasi Antara menyimpulkan narasi yang beredar tersebut adalah hoaks.
Disclaimer
Konten ini direpublish dari laman cekfakta.com.

