Kadin DPKP Palembang: Tidak Ada Ternak Terjangkit PMK

Salah satu peternakan di Kota Palembang (Bakohumaspalembang)

PALEMBANG, WongKito.co - Menjelang perayaan Idul Adha atau hari raya Kurban, Pemkot Palembang memastikan tidak lagi ditemukan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kami sudah melakukan pemeriksaan sejak H-15 hari raya Idul Adha ke peternakan dan pedagang hewan kurban, tidak ditemukan hewan yang terjangkit PMK," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Sayuti, mengutip Bakohumas, Kamis (7/7/2022).

Ia mengungkapkan pihaknya membagi empat wilayah pemeriksaan dengan melibatkan tenaga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) ke peternakan dan pedagang hewan kurban.

Sejauh ini, tidak ditemukan hewan ternak baik sapi maupun kambing yang  terjangkit PMK, ungkap dia.

Baca Juga:

Menurut dia sebanyak 3.000 ekor sapi dan kambing kini telah mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Namun, 1.000 ekor diantaranya kita masih dalam tahap pemeriksaan.

Ribuan kambing dan sapi tersebut tersebar di peternakan dan 80 pedagang hewan kurban di kota pempek.

Sedangkan bagi hewan ternak yang datang dari luar Palembang, ia menjelaskan pihaknya memastikan bisa masuk kalau dilengkapi sejumlah dokumen, seperti SKKH dan surat karantina.

Lalu, untuk hewan ternak yang masih anakan, Sayuti menambahkan pihaknya telah melakukan vaksinasi pada 100 hewan ternak.

Vaksinasi tentunya dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan vaksin yang dipasok dari pemerintah pusat, tambah dia.

Aman Dikonsumsi

Menjelang hari raya, permintaan daging sapi di pasar tradisional mengalami peningkatan meskipun harga jualnya mencapai Rp 150 ribu per kilogram.

Baca Juga:

Seorang warga Palembang, Ani mengaku merebaknya PMK akhir-akhir ini membuat dirinya dan keluarganya membatasi mengonsumi olahan daging sapi.

"Kami sekarang jarang beli daging sapi, karena takut tertular penyakit," kata dia.

Sayuti mengatakan jangan ragu untuk membeli daging sapi di pasar tradisional.

"Daging sapi berasal dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) sehingga bisa dipastikan aman dari berbagai penyakit," kata dia.

Ia menjelaskan proses pemotongan hewan di RPH tentunya telah sesuai standar kesehatan, karena itu jangan ragu untuk membeli daging sapi di pasar.

Pasokan daging sapi langsung dari RPH Gandus, kata dia lagi.(ert)


Related Stories