Semangat Baru Budaya Sumatera Selatan di Festival Sriwijaya Tahun 2026

Semangat Baru Budaya Sumatera Selatan di Festival Sriwijaya Tahun 2026 (Foto WongKito.co/Ist)

PALEMBANG, WongKito.co — Ajang tahunan Provinsi Sumatera Selatan, Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang di Kompleks Dekranasda Sumsel, Palembang, Jumat (15/5/2026).

Dengan mengusung tema "The Ancient Relics of Sriwijaya" atau Peninggalan Kuno Sriwijaya. Festival Sriwijaya tahun ini kembali hadir membawa semangat baru dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan.

Festival budaya tahunan yang telah menjadi bagian perjalanan budaya Sumatera Selatan selama 34 tahun, berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Mei 2026.

Pada hari pertama, antusiasme masyarakat menjadi pemandangan menarik, ribuan pengunjung memadati kawasan Dekranasda Sumsel untuk menyaksikan pembukaan festival yang menampilkan beragam pertunjukan seni budaya dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Baca Juga:

Sejak menjelang sore, penampilan berbagai tarian tradisional, musik daerah, seni pertunjukan, pameran UMKM, hingga kuliner khas daerah menjadi daya tarik utama Festival Sriwijaya 2026 yang kembali menjadi ruang pertemuan budaya masyarakat Sumsel.

Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan pentas seni tradisional Dul Muluk bersama Jarwo Kuat dan Cing Abdel yang sukses menghibur ribuan pengunjung. Penampilan tersebut memadukan unsur komedi dengan seni tradisional khas Palembang sehingga menghadirkan hiburan yang dekat dengan masyarakat tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Irawan mengatakan Festival Sriwijaya bukan hanya agenda hiburan tahunan, tetapi menjadi momentum penting dalam menjaga dan memperkenalkan kembali sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya kepada generasi muda.

Menurutnya, festival tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendukung promosi pariwisata Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional.

“Festival Sriwijaya menjadi wadah untuk merawat budaya dan sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan,” ujar Rudi Irawan.

Festival Sriwijaya 2026 juga kembali mencatat prestasi membanggakan dengan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia selama enam tahun berturut-turut.

Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Nova Arisne mengapresiasi konsistensi Sumatera Selatan dalam menjaga kualitas penyelenggaraan Festival Sriwijaya.

Menurut Nova, capaian tersebut menunjukkan bahwa Festival Sriwijaya memiliki karakter budaya yang kuat dan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta ekonomi kreatif daerah.

“Festival Sriwijaya memiliki kekuatan budaya yang luar biasa dan terus berkembang menjadi event budaya unggulan Indonesia,” katanya.

Festival Sriwijaya tahun ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Selatan ke-80. Pada kesempatan tersebut turut diserahkan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda kepada sejumlah daerah di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang mengajak masyarakat menjadikan Festival Sriwijaya sebagai momentum kebangkitan budaya daerah.

Baca Juga:

Menurutnya, kejayaan Sriwijaya di masa lalu harus menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumatera Selatan untuk terus maju tanpa melupakan akar budaya dan sejarah.

“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga untuk membangun rasa bangga terhadap budaya daerah kita sendiri,” ujar Cik Ujang.

Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi jembatan pelestarian budaya antar generasi sekaligus memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu destinasi budaya unggulan di Indonesia.(ril)
 


Related Stories