Setara
YSDI Dorong Kemandirian Disabilitas di Forum Sumsel
PALEMBANG, WongKito.co — Yayasan Sharing Disability Indonesia (YSDI) memaparkan sejumlah rancangan program strategis, dalam Rapat Besar Organisasi Disabilitas Sumatera Selatan yang digelar sebagai ruang konsolidasi dan penguatan sinergi antarorganisasi penyandang disabilitas di Sumsel.
Dalam forum yang digelar, Selasa (19/5/2026), Ketua YSDI, Anis Mutmaina menyampaikan berbagai capaian program pemberdayaan yang telah dijalankan sekaligus arah pengembangan program untuk tahun mendatang. Kegiatan itu dihadiri organisasi disabilitas, komunitas, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
YSDI memaparkan sejumlah program yang telah berjalan, mulai dari pelatihan batik ciprat, menjahit, kerajinan tangan, pembuatan produk ramah lingkungan, hingga pemberdayaan UMKM disabilitas. Selain itu, pengembangan ruang berkarya melalui Teras Gendhis disebut menjadi salah satu upaya membuka ruang kreativitas dan produktivitas bagi penyandang disabilitas.
Baca Juga:
- Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157
- Penahanan Jurnalis oleh Israel, AJI: Pelanggaran Serius terhadap Kebebasan Pers
- Yuk Buat Pepes Tongkol Mangga Muda
Menurut Anis, berbagai program tersebut menjadi langkah untuk meningkatkan keterampilan dan memperkuat kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.
Untuk program mendatang, YSDI menargetkan penguatan pusat pelatihan dan produksi, peningkatan literasi digital, penguatan peran keluarga, serta perluasan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pemberdayaan disabilitas tidak boleh berhenti pada pendekatan bantuan sosial semata.
“Disabilitas bukan objek belas kasihan, tetapi individu yang memiliki kemampuan, potensi, dan kesempatan untuk berkembang. Saatnya membangun ekosistem yang mendorong disabilitas mandiri secara finansial, berkarya, dan memiliki ruang yang setara di tengah masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:
- Bukit Batu Putri, Wisata Alam Memesona di Tengah Pusaran Tambang Batu Bara
- Intip Yuk Skill yang Kerap Diremehkan Ini Lagi Diburu
- Saat Perempuan Berdaya, Kekerasan tak Lagi Punya Kuasa
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Rapat Besar Organisasi Disabilitas Sumatera Selatan diharapkan dapat memperkuat gerakan disabilitas di daerah sekaligus melahirkan program-program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas.
Melalui forum tersebut, Anis menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar mampu berkarya, berdaya, dan mandiri.(ril)

