Pasar Temenggung: Sentra Ikan Giling Tenggiri di Palembang

Suasana di Pasar Temenggung, penjual ikan tenggiri sedang melayani pembeli (Foto WongKito.co/Magang/Siti Sundari)

PALEMBANG, WongKito.co - Berada di jantung Kota Palembang, Pasar Tumenggung atau juga dikenal dengan sebutan Pasar Buah Tumenggung merupakan salah satu pasar di Kota Palembang yang menyimpan keunikannya tersendiri.

Mulai dari akulturasi budaya, karena dikenal juga sebagai pasar pecinan, karena mayoritas pembeli adalah keturunan Tionghoa dan menjual beragam barang yang identik dengan China hingga menjadi salah satu sentral ikan giling tenggiri di kota Palembang.

WongKito.co berkunjung ke pasar tersebut, Sabtu (16/5/2026) menemukan dua pembagian pasar yaitu pasar kering tempat pedagang aneka buah-buahan, sayuran, dan aneka jajanan tradisional serta beragam barang atau peralatan sembahyang.

Baca Juga:

Lalu, di pasar basah adalah tempat berjualan daging sapi, ayam, babi, dan ikan giling tenggiri.

Pasar ini buka setiap hari mulai dari jam 06.00 WIB hingga menjelang sore hari.

Sepanjang jalan masuk bagian pasar kering, akan disuguhkan pemandangan berupa dagangan aneka buah-buahan, sayuran, dan jajanan tradisional. Masuk lagi ke dalam sampai ke bagian pasar basah dan memasuki pintu masuk ke ruangan lain maka akan terlihat pemandangan kontras dari sebelumnya berupa jejeran pedagang, terutama ikan giling tenggiri.

Memasuki wilayah ini seperti namanya, suasana akan terasa lebih lembab. Penjual ikan giling tenggiri berjejer di sebagian besar lapak yang tersedia. Para penjual terlihat cekatan dan lihai menyiang, membersihkan, mengkais, dan menggiling ikan tenggiri hingga hanya tersisa tulangnya saja.

Harga yang ditawarkan cenderung bervariasi meskipun tidak jauh berbeda.  Setiap bagian ikan tenggiri memiliki manfaatnya masing-masing sesuai dengan kebutuhan pembeli, oleh karena itu tarif harga dari masing-masing bagian ini tidak sama.

Ning Ayu (50) memaparkan empat bagian utama ikan giling tenggiri yang dijualnya berupa, daging putih, daging pipi, daging merah, dan kulit. Ikan gilin tenggiri sebagai bahan utama pembuatan pempek, masing-masing bagian ini bisa menghasilkan jenis pempek yang berbeda sesuai dengan kebutuhan pembeli.

"Bagian kulit bisa untuk pempek kulit,  yang pipi bisa untuk krispy, dan yg merah untuk pempek adaan," ujar Ning.

Harga untuk masing-masing bagian adalah, daging putih Rp120.000 per kilogram, daging pipi Rp50.000 per kilogram,  daging merah Rp40.000 per kilogram dan kulit Rp30.000 per kilogram. 

Baca Juga:


Menjelang kurang dari dua pekan Iduladha, Nur mengaku tidak ada peningkatan spesifik dari penjualan.

"Cenderung agak sepi, berbeda dengan lebaran puasa, kali ini agak berkurang," ujarnya.

Sementara pedagang lainnya, Susilawati (47) hingga kini belum ada kenaikan harga ikan giling.

"Harga masih normal dan penjualan pun masih bertahan belum ada kenaikan," kata dia.(Magang/Siti Sundari)


Related Stories