Banjir Belitang, Data Sementara Pempov Sumsel

Banjir di kawasan Belitang, OKU Timur (Foto Humas Pemprov Sumatera Selatan)

OKUTIMUR, WongKito.co — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru melakukan kunjungan lapangan ke lokasi banjir di kawasan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Jumat (9/1/2025).

Didampingi Bupati OKU Timur Lanosin, Gubernur menyusuri kawasan terdampak dan berdialog langsung dengan masyarakat. Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut.

“Hari ini saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Syukur alhamdulillah, warga dalam kondisi sehat dan tidak ada korban,” kata Herman Deru.

Baca Juga:

Dari hasil peninjauan, Herman Deru menyampaikan bahwa banjir berdampak pada infrastruktur jembatan yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan.

Ia menegaskan bahwa perbaikan jembatan akan segera dilakukan agar tidak menghambat aktivitas masyarakat.

Selain fokus pada perbaikan fisik, Gubernur juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama. Ia menilai banjir ini menjadi peringatan agar semua pihak tidak menganggap remeh potensi bencana.

“Kita tidak boleh terlena. Kejadian banjir tahun 2022 harus menjadi pelajaran agar lebih waspada,” ujarnya.

Belasan Desa Terdampak

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan logistik bagi masyarakat di tujuh desa terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga pasca banjir.

“Pemerintah hadir di saat masyarakat membutuhkan. Bantuan ini akan dibagikan secara merata melalui pemerintah desa,” jelasnya.

Baca Juga:

Ia menambahkan, apabila terdapat fasilitas umum yang mengalami kerusakan, masyarakat diminta segera melaporkannya agar dapat segera ditangani oleh pemerintah provinsi.

Sementara Camat Belitang II, Suyadi, menjelaskan bahwa delapan desa terdampak banjir dari total 24 desa, dengan 871 rumah terendam serta 692 hektare lahan pertanian terdampak.

Sementara Camat Belitang Mulia, Sigit HY, menyebutkan lima desa di wilayahnya terdampak, dengan 126 rumah dan 243 hektare lahan pertanian terendam banjir.(ril)


Related Stories