Cara Mengurangi Konsumsi Energi di Rumah

Ilustrasi rumah dipasangi panel surya. (ist/wirestock)

JAKARTA, WongKito.co – Tagihan listrik menyumbang persentase besar dari keseluruhan pengeluaran rumah tangga. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghemat listrik agar pengeluaran menjadi lebih ringan.

Mulai dari menghemat energi hingga memanfaatkan teknologi yang efisien, menerapkan praktik berkelanjutan memberikan manfaat bagi bumi sekaligus keuangan rumah tangga Anda.

Dengan melakukan perubahan kecil sekalipun, Anda akan mulai melihat dampaknya pada penurunan tagihan seiring waktu.

Dilansir dari Engo Controls dan Green Building Canada, berikut cara mengurangi konsumsi listrik di rumah:

1. Mematikan Lampu Saat Meninggalkan Ruangan

Kebiasaan sederhana yang penting untuk dibangun adalah selalu mematikan lampu saat meninggalkan ruangan. Buat pengingat hingga kebiasaan ini menjadi otomatis. Dengan melakukan hal sederhana ini secara rutin, Anda bisa menghemat sebagian besar biaya listrik bulanan.

2. Gunakan Lampu LED

Banyak rumah kini beralih ke lampu LED karena selain tampilannya modern dan harganya terjangkau, lampu ini jauh lebih efisien dibandingkan bohlam halogen.

Mengganti bohlam pijar tradisional dengan lampu LED hemat energi dapat secara signifikan mengurangi penggunaan listrik. Lampu LED mengonsumsi hingga 90% lebih sedikit energi dan umurnya jauh lebih panjang.

3. Kebiasaan Mencuci Pakaian

Menerapkan kebiasaan mencuci yang hemat energi dapat mengurangi konsumsi listrik di rumah secara signifikan. Cuci pakaian dengan air dingin bila memungkinkan, karena pemanasan air menyumbang sebagian besar penggunaan energi pada mesin cuci.

Selain itu, pilih untuk menjemur pakaian di tali atau rak daripada menggunakan pengering listrik, yang mengonsumsi energi cukup besar.

4. Ubah Kegiatan Memasak

Beberapa penyesuaian kecil di dapur bisa membantu menghemat energi. Gunakan tutup panci atau wajan agar masakan lebih cepat matang dan panas terjaga. Saat menggunakan oven, hindari membuka pintu terlalu sering karena panas akan keluar dan waktu memasak menjadi lebih lama.

Jika memungkinkan, gunakan peralatan hemat energi seperti microwave atau oven kecil untuk memasak porsi kecil.

5. Matikan Perangkat Saat Tidak Digunakan

Salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk menghemat energi adalah dengan mematikan perangkat saat tidak digunakan. Peralatan seperti televisi, komputer, dan konsol game yang dibiarkan dalam mode siaga tetap mengonsumsi listrik, yang sering disebut “phantom power” atau energi vampir.

Lama-kelamaan, konsumsi listrik yang tidak perlu ini dapat menumpuk, meningkatkan tagihan listrik dan jejak karbon rumah tangga Anda.

Membangun kebiasaan mematikan perangkat langsung dari stopkontak bisa memberikan dampak besar. Ajak seluruh anggota rumah untuk selalu mematikan lampu saat meninggalkan ruangan dan mencabut charger setelah perangkat terisi penuh.

Menggunakan power strip dengan tombol on/off juga memudahkan memutus aliran listrik ke beberapa perangkat sekaligus, sehingga tidak ada energi yang terbuang.

6. Upgrade Peralatan untuk Hemat Energi

Peralatan lama biasanya mengonsumsi lebih banyak energi dibandingkan model modern. Meskipun mengganti dengan peralatan hemat energi memerlukan investasi awal, penghematan pada tagihan listrik selama masa pakainya bisa membuat langkah ini sangat menguntungkan.

Misalnya, mengganti AC atau pemanas air lama dengan model hemat energi dapat menurunkan biaya energi rumah tangga secara signifikan.

Selain itu, peralatan hemat energi sering dilengkapi fitur canggih yang meningkatkan kenyamanan dan kinerja, sehingga menjadi pilihan praktis bagi rumah tangga yang peduli lingkungan.

7. Manfaatkan Cahaya Matahari Alami

Jika memungkinkan, maksimalkan penggunaan cahaya alami di siang hari. Bukalah tirai dan gorden agar sinar matahari masuk sebanyak mungkin. Pastikan area belajar atau bekerja anak-anak berada di tempat yang mendapat cahaya.

Dengan cara ini, kebutuhan akan lampu tambahan bisa berkurang. Sinar matahari juga akan secara alami menghangatkan ruangan, terutama saat musim gugur dan musim dingin.

Jika Anda sedang merencanakan pembangunan rumah, atur interior agar sebanyak mungkin ruangan mendapat cahaya alami, terutama ruang tamu, dapur, atau ruang kerja. Sedangkan kamar tidur dan kamar mandi bisa ditempatkan di sisi utara atau timur bangunan.

8. Panel Surya untuk Pembangkit Listrik

Panel surya merupakan solusi energi terbarukan yang sangat baik karena dapat mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik dan menurunkan tagihan energi. Meskipun biaya pemasangan awal terlihat tinggi, banyak rumah tangga dapat mengembalikan investasinya melalui penghematan seiring waktu.

Tulisan ini telah tayang di TrenAsia.com oleh Distika Safara Setianda pada 30 Agustus 2025

Editor: Redaksi Wongkito
Bagikan
Redaksi Wongkito

Redaksi Wongkito

Lihat semua artikel

Related Stories